Pemerintah Kabupaten Cilacap terus memacu percepatan tata kelola pemerintahan yang modern di tingkat desa. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Digitalisasi Desa melalui Peningkatan Kapasitas Sekretaris Desa se-Kabupaten Cilacap yang bertempat di Hotel Aston Inn Cilacap, Kamis (21/5/2026).
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya dengan penyerahan tool kit secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Cilacap ini diikuti oleh 290 peserta, yang terdiri dari 21 Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan dan 269 Sekretaris Desa di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.
Kepala Dispermades Kabupaten Cilacap, Heru Kurniawan, dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah. Heru juga menjelaskan bahwa penguatan kapasitas ini bertujuan mutlak untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam menghadapi era transformasi digital.
“Materi utama yang kami bedah dalam pelatihan ini meliputi Kebijakan Pengembangan Desa Digital, digitalisasi sebagai upaya percepatan pelayanan publik, optimalisasi SID, pengelolaan keuangan melalui Siskeudes 2.0.9, hingga digitalisasi BUMDesa,” jelas Heru Kurniawan.
Selain itu Plt. Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya dalam sambutannya menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan atau pelengkap administratif, melainkan sebuah kebutuhan yang mendesak. Kehadiran teknologi digital di tingkat pemerintahan desa harus menjadi instrumen utama agar proses administrasi desa dapat berjalan lebih cepat, tertib, transparan, dan akuntabel.
“Oleh karena itu, desa harus mulai membangun budaya pelayanan publik berbasis teknologi, baik melalui pemanfaatan aplikasi pelayanan desa, sistem informasi desa, maupun media digital lainnya. Saya berharap pemerintah desa mampu menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, mudah diakses, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan responsif,” ujar Plt. Bupati Cilacap.
Lebih lanjut, Mbak Ammy menekankan bahwa desa-desa di Kabupaten Cilacap memiliki potensi luar biasa, baik di bidang pertanian, perikanan, kerajinan, kuliner, maupun pariwisata. Dengan dukungan teknologi digital, potensi tersebut dapat dipromosikan lebih luas dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.
“Saya berharap para sekretaris desa tidak hanya mampu menjadi administrator pemerintahan dan penghubung layanan publik di desa, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak transformasi digital di desanya masing-masing,” tegas Ammy.
Melalui bimbingan teknis ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap kegiatan ini akan melahirkan aparatur desa yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern dan akuntabel, serta mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif desa berbasis digital.
“Mari kita jadikan digitalisasi desa sebagai gerakan bersama untuk mempercepat kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cilacap,” pungkas Mbak Ammy menutup sambutannya.
Kegiatan Pengembangan Digitalisasi Desa melalui Peningkatan Kapasitas Sekretaris Desa se-Kabupaten Cilacap akan digelar selama dua hari hingga Jumat (22/5/2025). (my/kominfo)